Sunday, July 3, 2011

Humor Ala Miyabi Untuk Semua Umur

Ibu Guru Miyabi:

-Ibu Guru: " Udin...! coba kamu jawab, Siapa itu Thomas Alfa Edison?"
-Udin: " Gak tau Bu...."
-Ibu Guru ( kesal ):" Udin!! kamu ini gimana sih? Gak beljar ya?
-Udin: " Belajar kok, Bu. Bu Guru tau ga siapa itu Bambang Agus Widyatmo?"
-Bu Guru: "Gak tau. Emang siapa dia?"
-Udin: "Ya itulah Bu, Kita kan punya kenalan masing-masing...


Pesan Moral Mirabi:

Pada suatu hari Paidi ketemu Jin di jalan...
- Jin: Hahahaha....Sebutkan 3 permintaanmu
- Paidi: Ga mau!! Nipu doank. Wajahku jelek dan hitam karena kemaren di tipu Jin kayak kamu itu.
- Jin: Lhaa, aku ini beda, coba dulu lah...sueerrr
- Paidi: Bener lho, kalo bohong tak masukin kandang buaya!!....Aku minta uang 1 karungg!!
- Jin: PEJAMKAN MATA SEBENTAR
" tiba-tiba di depan Paidi udah ada uang 1 karung, Paidi grang ga karuan melihat uang 1 karung itu "
- Paidi: Aku minta rumah & perabotnya sekalian mobil!
- Jin: PEJAMKAN MATA SEBENTAR
" tiba-iba sudah muncul didepan Paidi Ferari dan rumah seperabotnya"
-Jin: Sekarang apa permintaanmu yang terakhir??
sejenak Paidi berfikir...
- Paidi: Aku ingin jadi putih dan dikerubuti sama dipegang-pegang cewek-cewek..!!
- Jin: Hmmm...PEJAMKAN MATA SEBENTAR

" Waktu buka mata Paidi merasakan sekujur badannya geli minta ampun, dan basah semua akibat dipegang-pegang cewk-cewek ( ibu2 ) di tengah pasar...
Ternyata Paidi jadi TAHU...!!

Pesan Moral= Jangan percaya JIN!!!


Miyabi Telur Bebek:

Di Peternakan Bebek ada ayam bertanya kepada bebek...
- Ayam: Bek, telurmu dijual berapa??
- Bebek: Seribu dua ratus, lha kalo punyamu?
- Ayam: Cuma seribu seratus lima puluh..
- Bebek: Makanya kalo bertelur itu yang besar!!
- Ayam: Ga mau ah!! cuma selisih lima puluh perak aja pantatku sobek-sobek ntar......


Myabi dan Kaca Spion:

JANGAN PERCAYA kalau penemu KACA SPION dalah Elmer Berger tahun 1914.
Penemunya yang asli adalah orang Indonesia asal SOLO yang bernama YONO. Karena waktu itu temannya Anto namanya, yg membawa mobil menyuruh Yono menengok ke belakang setiap kali akan berbelok. Anto selalu bertanya, " Sepi Yon? Sepi Yon?"...dan sejak saat itulah, kaca untuk melihat kebelakang dinamai...sepi yon - SPION


Spoiler for Miyabi dan Mr P burung Betet:
Seorang bapak mempunyai seekor betet yang sangat pintar, sensasional, memiliki rasa humor yg tinggi, dan bisa menjadi teman baik...cuman betet tersebut punya kekurangan, yaitu tidak punya kaki sama sekali sehingga betet tersebut mempunyai cara berdiri yg unik, yaitu melilitkan Mr. P nya ke ranting seperti kait kecil...
Suatu hari, sang Bapak pulang dari kantor dan si betet berbisik,
" Ssssst, ini tentang istrimu dan tukang pos"
" Apa kataamu? maksudnya gimana?" tanya sang bapak
" Saat tukang pos datang menirim surat, istrimu menyapanya di pinu dg memakai gaun tidur tipis dan menciuminya dg penuh nafsu"
" Apaaa???" si bapak bertanya sambil melotot..."trus apa yg terjadi??"
"Hmmm...terus tukang pos itu masuk kedalam rumah dan menyingkap gaun tidur istri bapak sambil menggerayanginnya", lapor si betet
" Astaga!!!" ( si bapak tambah panik ).. " lalu apa??"
" Lalu tukang pos itu mulai membuka gaun tidur istrimu dan mulai......."
" Lalu apa yang terjadi selanjutnya..???" ( si bapak mulai gemetaran )..
" Saya ga liat selanjutnya pak.."
" Lho?? Kenapa????
" saya EREKSI dan jatuh dari ranting!!!"


Kabar Gembira MIYABI:

- KABAR GEMBIRA -
Rencana pemerintah per 15 Juni 2011 akan menghapus tenaga kerja kontrak / Outsourching jadi pegawai tetap & menaikkan gaji UMR di Indonesia sesuai lulusan sekolah, yaitu:
- SD: 1.250.000
- SMP: 2.250.000
- SMA: 3.250.000
- D3 : 4.250.000
- S1: 5.500.000

Gaji tersebut dibayarkan dalam bentuk "YEN", dg ketentuan sebagai berikut:
- yen ono duite
- yen presidene mbahmu
- yen wakile pakdhemu
- yen menkeu-ne makmu
- yen ing tawang ono lintang.....


Susu Miyabi:

Seorang wanita muda membawa bayi ke Dokter Anak karena kurang gizi. Setelah tiba gilirannya masuklah wanita itu ke ruangan dokter yang masih muda dan ganteng.
Di ruang pemeriksaan Dokter bertanya: " Bayi ini minum susu ASI atau susu kaleng? "
" ASI, dok ", jawab si wanita
" Oke, silahkan buka baju ibu", kata si dokter
Wanita muda itupun menurut. " saya mau periksa payudara ibu", kata dokter.
Sang dokter pun mulai memegang dan memencet-mencet payudara si wanita muda. Tidak keluar ASInya......
Karena penasaran, si dokter lalu enghisap kuat-kuat puting susu wanita itu. Tetap tidak keluar ASInya....
Setelah beberapa lama, dokter itu bilang," Pantes saja bayi ini kekurangan gizi. Payudara ibu ga ada isinya. Susu nya ga keluar." ujar si dokter.
Si wanita muda tadi pun kemudian menjawab sambil senyum simpul tersipu malu,
" saya tantenya dok...."

Kegoblokan Berbahasa Inggris

Sopir dan bos

Seorang sopir lagi nyetirin boss bule Amrik, kebetulan lagi sial. Mobilnya nyodok kendaraan di depannya karena mendadak berhenti. Dengan ter-bata ia minta maaf kepada si boss,
Supir: "Sorry sir, I brake brake, do not eat. After I check, the wheel no flower again."
------>(Maaf pak, saya rem rem gak makan. Setelah saya cek, rodanya ga ada kembangannya lagi)

Begitu si boss mau ikutan ribut sama yang ditabrak, si sopir bilang,
Supir: "Don’t follow mix sir! The bring that car if wrong is the children fruit from manager moneys, he stupid doesn’t play! Let know taste!"
------>(Gak usah ikut campur pak!, yang bawa mobil itu kalo gak salah anak buah dari manajer keuangan, dia memang goblok bukan main, biar tahu rasa)

Besoknya si supir gak masuk kerja, terus pas lusanya dia masuk, dan si boss bule nanya,
Boss bule: "Why are you not coming?"

Jawab si supir,
Supir: "I am sorry bos, my body is not delicious, my body taste like enter the wind."
------>(Maaf boss, badan saya tidak enak, badan saya rasanya seperti masuk angin)


Surat cinta Mbak Juminten

Jumin, bermaksud memutuskan hubungan dengan kekasihnya seorang bule dari Amerika bernama Robbie, akan tetapi dia tak sanggup untuk bertemu muka dengan kekasihnya. Jumin menulis surat dengan berbekal pengetahuan bahasa Inggris & kamus tebal.

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(Hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)

I want to cun connection us
(Saya ingin memutuskan hubungan kita)

I have think this very cook cook
(Saya telah memikirkan hal ini masak masak)

I know my love only clap half hand
(Saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)

Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyes and head myself
(Sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur dI kota dengan mata kepala saya sendiri)

You always ask apology back back times
(Kamu selalu minta maaf berulang-ulang kali)

You eyes drop tears crocodile
(Matamu mencucurkan air mata buaya)

You correct correct a man crocodile land
(Kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)

My Friend speak you play fire
(Teman saya bilang kamu bermain api)

Now I know you correct correct play fire
(Sekarang saya tahu kamu benar benar bermain api)

So, I break connection and pull body from love triangle this
(Jadi, saya putuskan hubungan dan menarik diri dari cinta segitiga ini)

I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(Saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebih besar dari saya)

But I still will not go far far from here
(Namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)

I don't want you play play with my liver
(Saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)

I have been crying night night until no more eye water thinking about your body
(Saya menangis bermalam-malam sampai tidak ada lagi airmata memikirkan dirimu)

I don't want to sick my liver for two times
(Saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)

Safe walk, Robbie
(Selamat jalan, Robbie)

Girl friend of your liver
(Kekasih hatimu)

Note:
This river I forgive you, next river I kill you
(Kali ini aku maafkan kamu, kali lain kubunuh kau)

Saturday, July 2, 2011

Kisah gadis cilik dan burung idiot

Alkisah, pada suatu hari ada seorang pemuda yg sedang berjemur di pantai dalam keadaan telanjang bulat (keliatanny ni gan ). Dari kejauhan, si pemuda melihat ada seorang gadis cilik yg sedang berjalan kearahnya, lalu dgn sigapnya si pemuda cepat2 menutupi "tubuhnya" dgn koran yg sedang dibacanya.

Beberapa saat kemudian gadis cilik tsb datang menghampiri si pemuda, dan dgn penuh kepolosan si gadis cilik bertanya "Om..om, yg ditutupin dibawah koran itu apaan om?"

"eh..bukan apa2 kok. Hanya seekor burung idiot" jawab si pemuda agak gelagapan.
Si gadis cilik hanya membatin dalam hati (burung idiot itu seperti apa), lalu akhirnya pergi meninggalkan si pemuda.
Setelah situasi dirasa aman si pemuda melanjutkan lagi membaca koran sampe akhirnya dia ketiduran.

Beberapa saat kemudian si pemuda terbangun, dan betapa kagetnya dia, bahwa dia ada di sebuah rumah sakit dan merasakan kesakitan yg luar biasa. Kemudian datanglah seorang polisi menghampiri si pemuda dan menanyakan apa yg sebenarnya terjadi, sambil menahan sakit si pemuda berkata "saya juga ngga' ngerti kenapa, saya hanya berjemur di pantai, lalu ada seorang gadis cilik yg bertanya mengenai daerah vital saya, dan selanjutnya saya udah berada disini".

Si polisi segera bergegas balik lagi kepantai untuk mencari gadis cilik yg dimaksud si pemuda. Ngga' butuh waktu lama, akhirnya si polisi menemukan gadis cilik tsb, dan langsung bertanya "memangnya apa yg telah ade' lakukan terhadap om yg tadi sedang berjemur disini?"

Setelah terdiam sejenak, akhirnya si gadis cilik berkata "kepada si om? aku ngga' ngelakuin apa2. Aku hanya bermain-main dgn burung idiot, eh tiba2 burungnya ngeludahin aku, jadi aku patahin aja lehernya, lalu aku pecahin telurnya, dan aku bakar sarangnya..he he".

Friday, July 1, 2011

BOLOT MENUDUH ORANG LAIN BOLOT

Arya: Wei bolot dari mana, lue?
Bolot: Bolot... bolot... namaku Parjo tahu!!! aku udah makan. Emangnya kenapa?

Arya: dasar bolot... ditanya dari mana malah jawabnya udah makan. Sinting.
Bolot: Aku kan dah bilang... Jangan panggil bolot. Aku memang orang penting. Nih lagi sibuk dari bantuin Pak RT yang mau pindahan rumah.

Arya: kalau kata bolot sih nyambung. Tapi kalau kata lain mah kaga....
Bolot: Lu budeg ya.... gue kagak bolot tahu!!!!! Lue aja yang kaga ngerti gue!!!!
Makanya beli alat bantu dengar! supaya kaga budeg Jangan tuduhkan bolot ke gue ye wkwkwkwkkw...

Thursday, June 30, 2011

Kakek Pintar dan koplak

DI sebuah komplek tinggal seorang kakek yg bernama Mansur.
Saat itu tetanganya baru pulang dari naik Haji. trus mau ngadain sukuran, dan kakek Mansur di undang.

Tetangga : kakek Mansur besok dateng ya. ( ngasih undang )
Kakek : baik lah.


Ke esokan harinya :

Kakek : Assalamualaikum
tetangga : waalaikumsalam, ohh kakek cepet sekali datangnya.
kakek : saya kira saya sudah terlambat, ternyata paling pertama.
Tetangga : yaudah ayo masuk, silakan duduk.
kakek : ( Duduk si kakek di karpet permadani yg baru di beli dari mekah )
Tetangga : ni kek makanannya?
kakek : makasih, ngomong-ngomong ni karpet bagus? berapa harganya?
tetangga : iyaalah ni karpet dari mekah harganya puluhan juta.
kakek : wah mahal yaa..
tetangga : yaa udah kek, saya mau ke depan rumah dulu.


Setelah tetangganya ke depan rumah, kakek itu langsung melahap habis makannya tanpa sisa, sampe-sampe perutnya mules. Tamu-Tamu pun mulai memenuhi tempat.


Kakek : Aduh, Mampus nih gua?? mau B*rak lagi. mau balik kerumah ribet yowes tahan sampe selesai deh *Bicara dalem hati


Acarapun di mulai:

Kakek : Aduuh!!! Nambah mules ( tiba-tiba saja si kakek sudah B*rak di celana) waduuh udah keluar nih pup gua gimana dong mudah-mudahan aja gk bau, mana gua B*ker di karpet permadani yg mahal lagi.*Bicara dalem hati

Acarapun selesai tamu-tamu sudah pada pulang semua :

Tetangga : loh kek ko belom pulang?
kakek : belom, saya mau ngomong nih?
Tetangga :ngomong apa?
kakek : karpet permadani nya di jual gk?
tetangga : hahah gk bisa.
kakek : setengah deh karpetnya boleh gk?
tetangga : Gk bisa kakek
kakek : seperempat deh, boleh ya?
tetangga : kan udah saya bilang gk bisa *mulai kesal
Kakek : kalloo Se P*ntat Boleh gk!!! *nada ngotot
tetangga : ko kakek ngotot sih, di bilang gk bisa tetep g bisa
Kakek : YAudah , kalo gk boleh saya B*rakin lo karpetnya *Bentak
Tetangga : Silahkan *kesal
Kakek :Tuh udah. ( langsung keluar rumah dan pulang )
Tetangga : sialan tuh kakek.

Sehari bisa 10 kali

Pada suatu ada kunjungan di sebuah peternakan yang dilakukan oleh peserta seminar untuk keluarga harmonis. Seorang pemandu acara menceritakan bahwa sapi di tempat tersebut sangat sehat dan kuat-kuat.
Pemandu : "Bapak dan Ibu, ini sapi dari New Zealand sangat kuat, sehari bisa 5 kali berhubungan dengan sapi betina"
Ibu-ibu sambil nyenggol suaminya: . . "Tuh... Pak 5 kali sehari, bisa nggak..?"
Terus lanjut pemandu,
Pemandu : "Bapak dan Ibu, ini sapi Australia.. lebih kuat lagi , sehari bisa 10 Kali "
Ibu-ibu nyenggol lagi suaminnya : "Tuh... pak, 10 kali bayangin. . . .!!!"
Bapak-bapak semakin panas dan bertanya kepada sang pemandu, "Pak ... itu 10 kali dengan betinanya yang sama apa enggak... ?"
Pemandu : "Ya... beda-beda dong Pak"
Bapak-bapak : "Tuh.... Bu, betinanya beda-beda, boleh nggak ...?

Fantasy di Akhir Pekan - 2

Saat hampir seluruhnya keluar kemudian kutekan lagi ke depan. Berikutnya aku benar-benar keluarkan penisku dan menggodanya, mengoleskan kepalanya saja pada lubang anusnya. Lalu benar-benar kusingkirkan menjauh dan melesakkan batang penisku kembali kedalam lubang anusnya. Aku bergerak maju mundur dengan cepat. Pelan, cepat, pelan dan keras. Tak terlalu lama orgasmeku mulai naik. Dia pasti dapat merasakannya karena dia mulai memainkan tangannya pada vaginanya, berusaha untuk meraih orgasmenya sendiri. Untung saja dia mendapatkannya sebelum aku.

Saat kurasakan orgasmenya segera meledak, aku bergerak semakin liar. Pantatnya bergoyang dalam setiap hentakan. Dia mulai mengerang dengan keras seiring hentakanku terhadapnya. Tak kuhentikan gerakanku saat orgasme merengkuhnya, milikku segera datang! Kudorong diriku sejauh yang kubisa dan membiarkan spermaku bersarang dalam lubang anusnya. Isteriku berteriak saat orgasme datang padanya secara berkesinambungan seiring ledakan spermaku yang kuberikan padanya. Akhirnya, aku selesai, tapi dia mendapatkan orgasme sekali lagi saat kepala penisku keluar dari jepitan lubang anusnya.

Isteriku membersihkan tubuhku lalu mendorongku keluar dari kamar mandi. Aku melangkah ke kamar kami dan berganti pakaian. Baru saja aku selesai memakai pakaian saat isteriku keluar dari kamar mandi dan muncul dalam kamar.

"Tadi benar-benar indah" katanya.
"Mungkin kita harus mengulanginya lagi nanti. Sekarang keluarlah dan nonton TV."

*****

Anak-anakku, tanpa Cindy pulang tak lama kemudian. Semuanya bertingkah normal. Aku lihat pertandingan bola, dan mereka melakukan apa yang biasa mereka kerjakan di hari Minggu sore.

Sisa seminggu itu normal-normal saja. Gadis-gadis pergi ke sekolah dan Isteriku pergi kerja seperti biasanya. Tak ada seorangpun yang bicara atau menanyakan tentang kejadian minggu lalu. Isteriku terlalu letih tiap malamnya sepulang dia kerja. Anak-anakku juga bersikap seperti tak pernah terjadi apapun. Aku jadi mulai berpikir apakah itu hanya khayalanku atau aku bermimpi tentang itu?

Saat aku pulang kerja di hari Jum'at, anak-anaku meminta ijinku apa temannya boleh menginap nanti malam. Cindy ingin meghabiskan kembali akhir minggunya bersama kami dan Eva ingin temannya Ami bermalam juga. Aku suka Ami. Dia anggun. Kalau saja aku masih remaja, aku pasti akan mengajaknya kencan. Dia, seperti Eva, memiliki sosok sempurna. Bedanya Ami memiliki wajah yang dapat membuatnya dengan mudah jadi seorang model kalau dia mau.

Malam harinya semuanya pergi tidur lebih awal. Mereka benar-benar ingin lepas dari rutinitas hariannya, baik itu sekolah atau kerja. Saat kami bangun hari Sabtunya, semua orang memintaku untuk mengadakan pesta kebun. Maka, isteriku maengajak mereka semua pergi ke toko untuk belanja. Aku beristirahat sejenak kemudian pergi mandi. Ada kerjaan menungguku saat mereka pulang nanti.

Saat mereka akhirnya pulang, sepertinya mereka memborong semua barang-barang di toko. Aku bilang pada mereka kalau hanya aku saja yang memasak pasti tak akan selesai. Bisa kacau jadinya. Akhirnya mereka bersedia berbagi tugas. Dengan semua belanjaan yang mereka borong, memerlukan hampir dua jam untuk memasaknya. Badanku bau asap dan terasa sangat letih. Saat aku masuk kedalam rumah, tak ada seorangpun di ruang keluarga ataupun dapur.

"Hey! Dimana kalian?" teriakku, "Saatnya makan!"
"Ya!" kudengar jawaban dari kamar Irma. Tapi tak ada seorangpun yang datang untuk makan.
"Hey, kalian sedang apa sih? Apa nggak ada yang mau makan?" tanyaku jengkel.
"Ada!" kembali hanya jawaban yang kudengar dari kamar Irma.

Aku mendekat ke kamar Irma dan ternyata pintunya sedikit terbuka. Saat aku menengok kedalam, kulihat para gadis dengan berbagai posisi tanpa pakaian. Kudorong pintunya agar lebih terbuka.

"Apa yang kalian lakukan?"
"Sedang menunggu Papa." Eva menjawab dan mendekat lalu menarik tanganku agar masuk.
"Kami membiarkan Papa minggu kemarin, tapi akhir pekan ini Papa tak akan dapat lolos dengan mudah."
"Sudah Papa bilang. Mama kalian akan membunuhku!" tangkisku.
"Tidak, aku tak akan melakukannya!" kudengar suara isteriku saat kulihat dia mengangkat kepalanya di antara paha Irma.
"Gadis-gadis ini menginginkanmu! Bisa apa aku menolak mereka?"

Eva menarik tanganku ke tengah kamar. Baru kemudian aku sadar kalau dia tak mengenakan selembar benangpun. Kupandangi tubuhnya. Apa yang kusaksikan ini jauh lebih baik dari yang kubayangkan. Payudaranya besar tapi kencang dengan putingnya yang menunggu untuk segera dihisap.

"Bisa apa aku menolak mereka?" pikirku saat aku rendahkan tubuhku dan mulai menghisap puting itu.

Kurasakan puting Eva membesar dalam mulutku, lalu kutaruh diantara gigiku dan mulai menggigitnya pelan. Saat aku sedang sibuk dengan itu kurasakan ada tangan yang menarik turun resletingku. Lalu tangan itu merogoh kedalam celana dalamku dan mengeluarkan penisku. Aku melihat ke bawah dan kudapati Ami sedang mengarahkan penisku ke mulutnya dan segera saja dihisapnya. Kutelusuri lekuk tubuh Irma dengan tanganku sampai pada vaginanya yang tak berambut, dan menyelipkan jariku padanya. Dapat kurasakan kehangatan dalam vaginanya dan basah saat jariki kutekankan masuk dengan pelan. Aku berusah untuk mendorongnya lebih dalam lagi, tapi terasa ada yang menahan gerakanku. Eva memandangku..

"Ya, Eva masih perawan, dan jari Papa adalah benda pertama yang memasuki vagina Eva. Eva harap penis Papalah yang kedua." aku membungkuk dan mencium Eva, bibir kami seakan melebur bersama, sebuah ciuman yang sempurna.

Sementara itu, Ami masih mengoralku. Usahanya jelas berdampak padaku. Aku melihat kebawah, kepalanya bergerak maju mundur pada batang penisku. Aku tak ingin mengeluarkan sperma pertamaku dalam mulut Ami sedangkan ada pilihan lainnya. Vagina perawan Eva dihadapanku. Maka kukeluarkan penisku dari mulut Ami.

"Kita dapat melanjutkannya nanti." kataku padanya.

Kudorong Eva ke tempat tidur, menindihnya dengan lembut. Kucium dia lagi lalu ciumanku bergerak ke sekujur tubuh telanjangnya. Kujilati lehernya, dan kutinggalkan bekas disana agar dia mengingat kejadian indah ini nantinya. Kemudian aku bergerak ke dadanya, menghisapi putingnya. Ini mengakibatkan beberapa lenguhan keluar dari mulutnya. Saat kugigit lembut putingnya dan punggungnya terangkat sedikit keatas karena terkejut. Lalu turun ke perutnya hingga akhirnya bermuara pada vaginanya yang tak berambut.

Kupandangi sejenak lalu kubenamkan hidungku pada celahnya. Aroma yang keluar dari vaginanya semakin membuatku mabuk. Saat kugantikan hidungku dengan lidah, akibatnya jadi jauh lebih baik lagi. Saat ujung lidahku merasakan untuk pertama kalinya hampir saja membuatku orgasme! Eva telah basah dan siap untuk aksi selanjutnya. Penisku membesar dan keras hanya dengan membayangkan apa yang segera menantiku didepan wajahku ini.

Ciumanku bergerak keatas dan berlabuh dalam lumatan bibirnya lagi seiring dengan kepala penisku yang menguak beranda keperawanannya. Eva mengalungkan lengannya dileherku dan menjepit pinggangku dengan kakinya saat aku berusaha untuk memasukinya lebih dalam lagi. Dapat kurasakan kehangatan yang menyambut kepala penisku. Aku tak dapat menahannya lebih lama. Eva sangat panas, basah dan rapat!

Pelan namun pasti kutingkatkan tekananku pada vaginanya. Dapat kurasakan bibirnya melebar menyambutku, ke-basahannya mengundangku masuk. Kehangatan vaginanya membungkus kepala penisku saat aku menyeruak masuk. Aku terus menekan kedalam dengan pelan meskipun aku ingin segera melesakkannya kedalam dengan cepat seluruh batang penisku. Akhirnya dapat kurasakan dinding keperawanannya, batas akhirnya sebagai seorang gadis untuk menjadi seorang wanita seutuhnya. Kupandangi dia tepat di mata.

"Sayang, ini akan sedikit sakit, tapi Papa janji sakitnya hanya sebentar saja." kurasakan kakinya menjepit pinggangku lebih rapat saat aku merobek pertahanan akhirnya. Akhirnya jebol juga dinding itu.
"Aargh! Gila! Sakit, Pa!" katanya dengan mata yang berkaca-kaca. Vaginanya mencengkeram batang penisku, ototnya bereaksi pada penyusup dan rasa sakit.
"Tenang sayang, sakitnya akan segera hilang." dan kuteruskan menekan ke dalam sampai akhirnya terbenam semua di dalamnya. Aku diam sejenak, membiarkannya untuk beradaptasi.
"Gimana? Udah baikan?" tanyaku. Dia anggukkan kepalanya.
"Aku hanya merasa penuh, rasanya aneh. Tapi juga terasa enak berbarengan."

Aku mulai menarik dengan pelan, hanya beberapa inchi, dan kemudian mendorongnya lagi dengan lembut. Aku khawatir menyakitinya, tapi dalam waktu yang sama aku tak ingin segera menembakkan spermaku. Aku ingin menikmati rasa vaginanya selama mungkin. Kurasa dia mulai dapat menikmatinya, kepalanya mendongak ke atas dan matanya terpejam.

Kupercepat kocokanku, menariknya hampir keluar dan menekannya masuk kembali dengan pelan, menikmati rasa sempit vaginanya pada penisku. Eva mulai memutar pinggulnya seiring hentakanku. Tempo dan nafsu kami semakin meningkat cepat. Kurendahkan tubuhku dan mencium lehernya dan bahunya. Tiap gerakan tubuh kami mengantarku semakin dekat pada batas akhir.

"Ya Pa! Ya! Rasanya Eva hampir sampai!"
"Papa juga sayang!" Dan kulesakkan ke dalamnya untuk yang terakhir kali. Menekan berlawanan arah dengannya mencoba sedalam mungkin saat kuledakkan sperma semprotan demi semprotan kedalam vaginanya. Dapat kurasakan cairan kami bercampur dan meleleh keluar dari vaginanya menuju ke buah zakarku.

Tubuh Eva bergetar di bawahku, tangan dan kakinya mendorongku merapat padanya. Pelan kutarik dan kudorong lagi semakin dalam padanya saat persediaan spermaku akhirnya benar-benar kosong. Kutatap matanya lalu menciumnya.

"Eva, ini adalah seks terbaik yang pernah Papa dapatkan." aku lupa kalau kami tak sendirian dikamar ini.
"Aku dengar itu!" kata isteriku.
"Kita akan lihat apa kita bisa mengubah anggapanmu itu!"

Dengan para gadis-gadis itu dalam kamar ini, aku sadar 'kesenanganku' baru saja akan dimulai.