Showing posts with label Animal. Show all posts
Showing posts with label Animal. Show all posts

Saturday, June 9, 2012

4 Hewan Yang Menjijikkan Tapi Ada Manfaatnya

Beberapa jenis serangga dibenci karena menjijikkan dan kadang-kadang menularkan kuman penyebab berbagai penyakit mematikan. Di sisi lain, ternyata keberadaannya memberikan manfaat tertentu bagi ekosistem global.
1. Nyamuk
Selain menularkan malaria, nyamuk juga menularkan beberapa penyakit mematikan lainnya seperti demam berdarah, chikungnya dan kaki gajah. Tanpa ada kuman yang ditularkan, gigitannya itu sendiri sudah sangat menyebalkan karena memicu gatal-gatal dan bintik kemerahan. Namun beberapa spesies membutuhkan nyamuk dan larva atau jentik-jentiknya untuk dimakan. Misalnya katak, kelelawar, bahkan tumbuhan seperti kantong semar. Tanpa ada nyamuk, kepunahan atau pola migrasi satwa liar bisa terpengaruh

2. Belatung
Dalam film-film horor, belatung selalu digambarkan sebagai pemakan bangkai yang menyeramkan sekaligus menjijikkan. Bahkan kadang berlebihan, kemunculannya pada mayat sering diidentikkan sebagai azab orang berdosa. Padahal dalam ilmu pengetahuan, belatung bisa dimanfaatkan untuk praktik pengobatan yang disebut maggot debridement therapy (MDT). Belatung yang merupakan larva lalat atau kumbang itu ditaruh di sebuah luka dengan cara tertentu agar tidak menyebar, sehingga bisa memangsa bakteri penyebab infeksi.

3. Lalat
Di mana ada sampah dan bau busuk, di situlah lalat akan selalu muncul. Kesan jorok sudah pasti melekat pada serangga terbang yang sulit sekali ditangkap dengan tangan kosong tersebut. Sama seperti nyamuk, lalat juga dibutuhkan oleh beberapa spesies sebagai makanan utama. Selain itu, telur lalat akan menetas menjadi belatung dan membantu penguraian sampah dan material organik yang mengotori lingkungan.

4. Kecoak
Permukaan tubuh yang mengkilap tidak mengurangi kesan jorok serangga yang satu ini. Warna hitam dan antena kecoa yang selalu bergerak sering merangsang refleks untuk mengambil sapu lalu memukulkannya. Padahal sebenarnya kecoa memiliki perilaku hidup bersih yang setara dengan kucing, yakni sering menjilati tubuhnya sendiri agar selalu higienis. Di samping itu penelitian membuktikan otak kecoa mengandung senyawa antibakteri yang bisa membasmi kuman super.
sumber:http://unikboss.blogspot.com/2010/11/4-hewan-yang-menjijikkan-tapi-ada.html

Thursday, June 7, 2012

Barong Ridley Adalah Kelelawar Langka Dari Hutan Sumatera

Ahli-ahli konservasi asal Inggris menemukan kelelawar langka di hutan Sumatera. Kelelawar yang ditemukan dikenal dengan nama barong ridley (Hipposideros ridleyi), spesies yang tergolong terancam punah dalam daftar International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Spesies kelelawar itu ditemukan di fragmen hutan yang luasnya hanya 300 hektar. Fragmen tersebut dikelilingi perkebunan kelapa sawit yang dibuka di area hutan dan diperluas sehingga merambah habitat yang penting bagi kelangsungan hidup hewan langka.

Peneliti mengatakan, penemuan itu menunjukkan bahwa fragmen hutan sekecil apa pun tetap berharga untuk dilestarikan. Para pengelola perkebunan kelapa sawit wajib mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan pelestarian.


Fragmen hutan tempat penemuan kelelawar tersebut adalah bagian dari hutan yang dikelola oleh pemilik perkebunan kelapa sawit. Dalam rangka melestarikan kehidupan liar, peneliti meminta para pemilik perkebunan untuk mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan pelestarian.

Lebih lanjut, peneliti mengatakan bahwa jaringan fragmen-fragmen hutan mungkin cocok untuk melestarikan spesies-spesies tertentu. “Komunitas ilmiah mesti membantu komunitas bisnis sehingga kehidupan liar yang terancam bisa tetap eksis di wilayah yang dikelola dalam jangka panjang,” kata Matthew Struebig dari Queen Mary, University of London, salah satu anggota tim peneliti.

Pembahasan tentang isu konservasi dan keterkaitannya dengan perkebunan kelapa sawit dilakukan pada Selasa (8/11/2010) di Jakarta.

Sophie Persey dari Zoological Society of London sekaligus Manajer Proyek Perkebunan Kelapa Sawit mengatakan, “Perlindungan hutan selalu menjadi prioritas dalam konservasi. Namun, jika program perluasan perkebunan kelapa sawit tetap dilakukan, maka melindungi fragmen hutan dalam perkebunan kelapa sawit juga menjadi hal yang penting untuk mempertahankan keanekaragaman hayati Indonesia.”

Wednesday, June 6, 2012

Tomohon Adalah Pasar Yang Memiliki Menu Extreme di Indonesia

Menahan Napas Lihat Pasar Hewan dan Menu Ekstrem Tomohon
Paniki Dimasak Santan, RW Selera Pedas

Saat menonton tayangan Fear Factor, kita kadang ngeri melihat orang-orang disuruh makan ulat, kecoa, dan makanan ekstrem lain. Sesungguhnya, di negeri ini ada warga yang terbiasa menyantap makanan yang bisa dikategorikan ekstrem.


BAGI sebagian besar orang, Sulawesi Utara sering diidentikkan dengan 3B (Bubur Manado, Boulevard, dan Bunaken). Tapi, Sulut juga kaya budaya dan keindahan alam.


Bahkan, kalau mau mencoba yang tidak biasa, salah satu daerah di Sulut juga menawarkan wisata ekstrem. Tapi, jangan bandingkan wisata ekstrem di sana dengan arung jeram, bungee jumping, atau panjat tebing. Yang ektrem di sana justru pasar, tepatnya Pasar Hewan Tomohon, dan wisata kuliner.


Penasaran? Jika tidak sedang macet, Tomohon bisa dicapai dalam 30-40 menit dari Manado. Jalannya yang menanjak dan berkelok-kelok menawarkan sensasi petualangan. Dalam perjalanan ke Tomohon itu, kita bisa melihat Teluk Manado dari ketinggian. Sungguh elok.


Wisatawan yang berniat ke Tomohon banyak yang memilih menginap di Manado. Tapi, bila ingin menikmati suasana malam Tomohon, banyak juga resort dan cottage di kaki Gunung Lokon dan Mahawu itu.


Yang menginap di Manado biasanya wisatawan yang mengikuti biro perjalanan. Jadi, segala akomodasi dan transportasi sudah diurus biro perjalanan.


Bila tidak ikut tur, Tomohon bisa dicapai dengan bus dari Terminal Karombasan, Manado. Tarifnya Rp 6 ribu per orang. Bus akan berhenti di Terminal Beriman Tomohon. Dari sana, kita cukup jalan kaki ke Pasar Beriman Tomohon di Kelurahan Paslaten, Kecamatan Tomohon Timur. Sebab, terminal dan pasar itu bersebelahan.


Yang perlu diingatkan, mungkin, siap-siap mental dulu sebelum masuk Pasar Tomohon. Sekadar ilustrasi, banyak wisatawan asing yang datang ke sana yang akhirnya memutuskan tidak jadi masuk pasar. ''Mereka bilang kasihan melihat hewan-hewan ini dibunuh, dibakar, dipotong-potong, dan dijual untuk dimakan,'' ujar Karel Kaunang, salah seorang penjual kelelawar (biasa disebut paniki) di pasar Tomohon.


Kelelawar? Itu memang keunikan Pasar Tomohon. Yang dijual di sana adalah daging hewan yang, di sebagian besar masyarakat di negeri ini, tidak biasa dikonsumsi. Kelelawar, di sana disebut paniki, hanya salah satunya. Di Pasar Tomohon juga dijual daging ular piton, anjing (biasa disebut RW), babi, bahkan kera. Wow!


Ngeri? Sebetulnya, ada dua pasar yang tiap hari menjual daging hewan tak biasa itu di Sulut. Yakni, Pasar Beriman Tomohon dan Pasar Langowan. Namun, yang sering dikunjungi wisatawan memang Pasar Beriman Tomohon.


Di sana, daging binatang-binatang tersebut biasa disajikan sebagai menu utama saat ada hajatan. Misalnya, perayaan ulang tahun, pernikahan, atau syukuran rumah baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon pun selalu menghidangkan masakan ekstrem itu tiap menggelar hajatan. Wali Kota Tomohon Jefferson Soleman Montesque Rumajar memang doyan masakan tersebut.


Memasaknya? Paniki, tikus, dan ular piton biasa dimasak dengan santan. Sedangkan RW umumnya dimasak pedas. ''Biasanya, seekor anjing membutuhkan satu liter rica (cabe merah, Red). Rasanya akan tambah strong jika disiram satu sloki cap tikus,'' tutur Artur Rotinsulu, warga Tomohon yang mengaku menyiapkan anggaran khusus untuk menghidangkan menu-menu ekstrem tersebut. Cap tikus yang dia sebut itu adalah minuman keras khas Manado yang terbuat dari aren.


Khusus daging babi, banyak pilihan cara memasak. Misalnya, dibakar (satey ragey), dimasak di bambu (tinorangsak, pangi), atau dimasak loba (dengan kecap manis dan gula aren). Bahkan, seekor babi kadang dipanggang sekaligus (babi guling) dengan ditaburi mentega dan perutnya diisi sayuran.


Daging kelelawar, tikus, RW, dan ular piton harus dibakar dulu sebelum dimasak. Membakarnya juga sampai gosong untuk memastikan daging benar-benar masak. Setelah itu, baru daging tersebut dipotong-potong untuk dimasak. "Kalau daging kelelawar harus direbus lagi sekitar dua jam," terang Vera Ruus, salah seorang tukang masak asal Kelurahan Kakaskasen.


Tentu pengunjung yang ingin mencicipi menu ekstrem tersebut tidak perlu beli daging di Pasar Tomohon, lalu memasaknya sendiri. Di Tomohon, Manado, dan daerah lain di Sulawesi Utara ada rumah makan yang menjual menu ekstrem itu. Sebut, misalnya, RM Megfra, Heng-Mien, Tinoor Jaya, Nathan, Pemandangan, Imanuel Ragey, dan Kawangkoan Ragey.


Rumah makan yang menyajikan menu ektrem tersebut umumnya berdiri di sepanjang jalan Manado-Tomohon. Wisatawan bisa mencicipinya sambil menikmati pemandangan Kota Manado dari ketinggian.


Yang ingin mencicipi menu tersebut disarankan mampir ke rumah makan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Tomohon. Sebab, jika telanjur melihat daging hewan-hewan itu di pasar, dikhawatirkan wisatawan jadi ngeri memakannya.

Pajangan Kelelawar Tanpa Sayap 

Pajangan Tikus Yang Sudah di Bakar Bulunya


Pajangan badan anjing yang siap di ecer


Tahap Pembakaran Bulu-bulu Anjing


Seorang Pedagang lagi Mencincang Daging Kelelawar

Seekor Induk Ular Anakonda Mengandung 70 Bayi

Seekor induk Anaconda (Sejenis Ular Raksasa) ditemukan oleh warga, diketahui belakangan Anaconda tersebut ternyata tengah mengandung, hingga akhirnya perut sang induk dibelah dan ditemukan lebih dari 70 ekor bayi Anaconda dari dalam perut induknya tersebut. Namun akhirnya sang induk ular raksasa Anaconda mati dengan perut terbelah.



Tokek Seberat 64 kg Terjual 179,2 miliar Rupiah

TRIBUNKALTIM - Luar biasa! Seekor Tokek raksasa seberat 64 kilogram yang ditemukan di perbatasan Nunukan-Malaysia di Kalakbakan, akhirnya terjual dengan harga 64 juta ringgit Malaysia atau setara Rp 179,2 miliar (kurs Rp 2.800).

"Tokeknya sudah dijual dengan harga RM 1 juta per kilogramnya," kata Arbin pria yang sempat mengabadikan gambar tokek tersebut, saat dihubungi melalui telepon selulernya di Malaysia.


Sejak Tribun memberitakan penemuan tokek seberat 64 kilogram tersebut, telepon di kantor redaksi maupun ponsel wartawan Tribun secara bergantian dihubungi para pengusaha yang mengaku ingin membeli tokek tersebut.

Karena itulah, wartawan Tribun di Nunukan menghubungi Arbin yang berada di Tawau, Malaysia untuk melihat kembali tokek yang berada di Kalakbakan itu.

Setelah dicek lagi ternyata sudah dibeli oleh orang Indonesia.

"Tokeknya dibeli orang Indonesia kemudian dibawa keluar negeri, kalau tidak salah ke Cina," kata Arbin. Walau sudah terjual, masih banyak penelepon yang mengejar pembeli Tokek tersebut untuk dibeli lagi dengan harga yang lebih mahal.

Tidak banyak informasi yang didapatkan Arbin mengenai transaksi tersebut, sebab sang pemilik tokek juga sudah berangkat ke Kuala Lumpur.

"Saya sudah mencoba mencari informasi siapa yang membeli, namun tidak ada yang tahu. Orang-orang sana cuma menyebutkan ada orang dari Indonesia yang membeli," ujarnya.

Berzina di Depan Umum, Lehernya di Gorok Warga Nyaris Putus

Beginilah kalau berzina didepan umum, sungguh mengerikan memang, betapa tidak sehabis berzina mereka di gorok lehernya hampir putus, setelah di gorok kepalanya di pijak-pijak, benar-benar sadis:
Dua orang ini lagi Menggorok lehernya nyaris putus
Hanya Sekedar Hiburan, biar sedikit refreshing pemikirannya

Tuesday, June 5, 2012

10 Parasit Yang Paling Mengganggu dan Menjijikkan

10. Bedbugs

Bedbugs ini semacam kutu kecil yang biasanya hidup di dalam atau di sekitar kasur. Umumnya mereka cari makan di malam hari, walaupun siang hari terkadang mereka cari makan juga.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSzvFVVjfiltWWNMGuGAMrd-idN6Z1GxhX5ic5opLCofsanhQmROhZWUuO3t-iN178vmMYDf3WUF31V6trTGdtG8x5BmnF5XHQ-hdDyAu05dk0OTIp-84gKYeSGBDcWG0FYuv1k4BgRlo/s1600/bed-bugs.jpg
Karena ukurannya yang kecil, bedbugs bisa bersembunyi di kasur, di sela-sela kasur, di bawah bantal, di lubang-lubang sekrup, karpet, retakan-retakan dinding, dan di kamar-kamar yang kotor dan tidak terawat.

Gigitannya kadang disangka gigitan nyamuk, karena iritasi dan bentuk kemerahan yang disebabkannya hampir mirip. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan kalau ia menyebarkan penyakit, walaupun gigitannya bisa jadi sumber infeksi kalau digaruk-garuk.
http://www.steamvictoria.com.au/images/bed_bugs.jpg
Fakta lain menunjukkan bahwa bedbugs ini, selain sulit dideteksi keberadaannya (karena ukurannya yang sangat kecil dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama, ia juga dapat bertelur lebih dari 500 butir selama hidupnya. Dia juga sangat suka menghisap darah.

9. Lice


Ada banyak jenis lice (bentuk jamak dari louse=tuma), yang paling dikenal adalah tuma kepala, di samping tuma badan (body louse) dan tuma kemaluan (pubic louse).
http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/images/ency/fullsize/17207.jpg
Jenis-jenis tuma tersebut merupakan tuma-tuma yang biasa hidup di tubuh manusia. Spesies-spesies lainnya lebih banyak hidup di tubuh hewan. Siklus hidupnya cenderung singkat; telor-telurnya akan menetas dalam jangka waktu 6-9 hari, sementara nimfanya akan molting 3 kali selama 7 hari lebih sebelum jadi bentuk dewasa.
http://www.treehugger.com/head-lice-on-head.jpg
Kulit-kulit hasil molting dan penetasan telor akan tetap berada di kulit kepala. Dewasanya dapat bergerak dengan sangat cepat dan hanya bertahan hidup selama sebulan untuk menghisap darah dan bertelur. Si betinanya bisa bertelur 7-12 butir sehari.

8. Leeches (Lintah)


Banyak orang salah paham dengan menganggap semua lintah itu hanya menghisap darah. Lintah penghisap darah hanyalah salah satu dari spesies lintah. Lintah merupakan cacing tersegmentasi yang berelasi dekat dengan cacing tanah biasa.
http://discovermagazine.com/2001/dec/featblood/leeches_opener.jpg
Sanguivorous atau lintah penghisap darah, merupakan jenis lintah yang biasa ditemukan di perairan yang tenang dan juga di darat. Metode yang biasanya dipakai untuk nempel di inangnya adalah dengan menunggu di tanah.

Terus di situ mereka akan berdiam untuk merasakan getaran-getaran dan pergerakan di sekitarnya atau mendeteksi perubahan pola cahaya. Jika ia merasakan ada inang potensial, ia akan berusaha nempel di inangnya.

Setelah berhasil nempel, mereka akan menggunakan bagian penghisap di mulutnya untuk mengiris kulit inang, lalu mereka akan mensekresikan sejenis lendir untuk menjaga mereka tetep nempel di inangnya.
http://i.telegraph.co.uk/telegraph/multimedia/archive/01350/leeching_1350040c.jpg
Kemudian mereka akan meregangkan badannya setelah menggunakan zat anti-koagulan dan histamine untuk mencegah pembekuan darah dan membuat darahnya jadi mudah dicerna.

Nah, ternyata dalam dunia pengobatan tradisional, metode lintah ini membantu juga lho. Ternyata lukanya tidak seburuk yang dibayangkan. Lukanya mungkin bisa aja teriritasi dan mengeluarkan darah dan cairan selama beberapa jam, tapi kemungkinan kehilangan darahnya sangat minimal.

7. Ticks


Ticks (kutu) diklasifikasikan sebagai arachnid dan banyak varietasnya. Yang paling sering ditemuin itu kutu kaki-hitam, kutu bintang satu (lone star tick), kutu rusa, dan kutu anjing.
http://www.lawestvector.org/images/Ticks/ticks.jpg
Kutu-kutu ini ternyata punya kemampuan menyebarkan penyakit. Penyakit yang paling dikenal adalah Rocky Mountain spotted fever dan penyakit Lyme.

Kutu biasanya ditemukan di daerah-daerah dengan semak belukar dan rumput yang banyak. Mereka biasanya akan menunggu inangnya lewat, lalu masuk ke tubuh inangnya, dan mencari tempat yang paling nyaman.
http://www.borislavdopudja.net/img/writings/ticks_5_big.jpg
Kalau di manusia, mereka suka daerah kulit kepala, tapi di mamalia lainnya, mereka suka di mana saja. Keberadaan mereka ini secara kasat mata tidak kelihatan, jadi mereka bisa dengan bebas menghisap darah dari inangnya.

6. Fleas


Tau The Black Plague? Itu adalah penyakit yang (katanya) dibawa-bawa oleh si flea ini. Seperti nyamuk, flea butuh darah dari inang mamalia untuk bisa beranak-pinak.
http://static.howstuffworks.com/gif/flea-1.jpg
Mereka akan bertelor di inangnya dan biasanya ini akan menyebabkan pengerumunan flea yang terjadi di tempat-tempat di mana si inang ini suka berada, seperti daerah tempat tidur peliharaan.
http://i623.photobucket.com/albums/tt314/gfpuppyhousekennel/blogspot/fleas%20n%20ticks/Fleas.jpg
Ketika telurnya menetas biasanya sekitar beberapa hari atau beberapa minggu, larvanya akan menghabiskan waktunya dengan memakan material-material organik seperti sel-sel kulit mati atau sisa-sisa kotoran. Parasit yang satu ini bisa loncat dengan ketinggian lebih dari 100x panjang badannya.

5. Mosquitoes (Nyamuk)

http://blog.ecosmart.com/wp-content/mosquito.jpg

Nyamuk butuh darah mamalia untuk dapat beranak pinak, sama sepertiu flea. Karena itulah, sang betina selalu hinggap di kulit mamalia untuk menghisap darahnya. Tapi sebenarnya baik si jantan maupun betina cuma memakan nektar dari bunga atau buah-buahan. Tapi tetap saja sang betina butuh protein tambahan yang ada di dalam darah untuk bereproduksi.


4. Mites


Mites (tungau) terdiri atas beberapa jenis, seperti tungau debu (dust mites), tungau unggas (fowl mites), tungau anjing (dog mites), tungau rusa (deer mites), tungau kutu (chigger mites), dan tungau kudis (scabies mites).
http://www.stanford.edu/class/humbio103/ParaSites2004/Scabies/scabiesmite.jpg
Ada juga tungau yang hidup di manusia, yang disebut tungau kantung rambut (hair follicle mites) yang memakan sekresi berminyak dari rambut dan kulit kepala. Walaupun terdengar agak menyeramkan, tapi tidak usah kuatir, karena ternyata tungau ini adalah bagian normal dari proses hidup manusia.
http://www.agf.gov.bc.ca/cropprot/images/mites_fig1.gif
Lalu, tungau mana yang menyebabkan banyak masalah? Tungau kudis (scabies mites) lah jawabannya. Parasit mikroskopik ini dapat menyebabkan gatal-gatal yang luar biasa dan jejak merah pada daerah terinfeksi.

3. Human Botflies


Botfly itu istilah yang diberikan untuk spesies lalat yang larvanya hidup sebagai parasit di dalam tubuh mamalia. Belatung human botfly diangkut oleh nyamuk-nyamuk dan banyak terdapat di Amerika Tengah dan Selatan.
http://waynesword.palomar.edu/images/botfly1b.jpg
Lalat akan menangkap nyamuk dan bertelor pada tubuh nyamuk tersebut. Akhirnya, nyamuk-nyamuk akan menggigit manusia dan telur-telurnya akan masuk ke dalam tubuh manusia itu lalu menetas.

Belatung botfly bahkan akan mengunyah agar dapat memasuki tubuh inangnya. Di dalam tubuh manusia, belatung itu akan bertahan selama 5-6 minggu sampai bertambah gemuk.

Selama itu, mereka akan membuat lubang agar mereka dapat keluar. Pada tahap ini, jika tetap tidak terdeteksi, belatung-belatung itu akan keluar dari lubang kecil yang telah dibuatnya lalu jatuh ke tanah. Nah dari sini daur hidup akan dimulai kembali.

2. Tapeworms

Tapeworm (cacing pita) mirip-mirip dengan cacing tambang. Mereka merupakan parasit usus yang dapat menular ke manusia melalui tanah atau bekas kotoran, namun kebanyakan menginfeksi manusia melalui daging-daing yang kurang matang dalam memasaknya.
http://www.astrographics.com/GalleryPrints/Display/GP2104.jpg
Gejala dari infeksi cacing ini sangat sulit dideteksi karena tidak ada gejala-gejala luar yang mengindikasikan infeksi cacing ini selama periode waktu yang panjang.
http://www.parasitecleanse.com/images/tapeworm04.jpg
Nah, kalau begitu caranya, cacing pita itu bisa tumbuh sampe 30 kaki (sekitar 9,14400 meter). Jadi kalau makan daging-dagingan, dibersihkan dan dimasak sampai matang dulu ya.

1. Hookworms

 
Hookworm (cacing tambang) menginfeksi manusia melalui sisa-sisa kotoran di tanah. Telur-telurnya akan menetas dalam jangka waktu 1 minggu dan tumbuh jadi larva yang bisa hidup sekitar sebulan di dalam tanah atau feses.
http://scienceblogs.com/zooillogix/Hookworm.jpg
Jika kontak dengan manusia, biasanya lewat kaki, cacing-cacing ini akan menembus masuk menuju pembuluh nadi, masuk ke jantung, dan akhirnya ke paru-paru.
http://www.stanford.edu/class/humbio103/ParaSites2002/cutaneous_larva_migrans/HookwormLife.JPG
Setelah masuk ke paru-paru, mereka kadang terbuang lewat lendir ketika si inang batuk. Jika dibiarkan begitu saja, cacing ini bisa menyebabkan penyakit serius, seperti anemia, diare, konstipasi, dan kelelahan.
sumber:http://terselubung.blogspot.com/2010/11/10-parasit-yang-paling-mengganggu.html

Monday, June 4, 2012

15 Binatang Marsupilia Asli Indonesia

Marsupial adalah mamalia dimana mamalia betina memiliki marsupium (kantong perut) seperti Kanguru dan Koala Australia. Mereka berbeda dari mamalia Eutheria pada sifat reproduksi. Berikut ini adalah beberapa jenis hewan marsupilia yang asli berasal dari Indonesia.

1. Kuskus Beruang / Kuse (Ailurops ursinus)

Kuskus Beruang atau Kuse (Ailurops ursinus) adalah salah satu dari dua jenis kuskus endemik di Sulawesi. Panjang badan dan kepala kuse adalah 56 cm, panjang ekornya 54 cm dan beratnya dapat mencapai 8 kg.
Kuse memiliki ekor yang prehensil, yaitu ekor yang dapat memegang dan biasa digunakan untuk membantu berpegangan pada waktu memanjat pohon yang tinggi.
[800px-Ailurops_ursinus_Naemundung_2_North_Sulawesi.JPG.JPG]
[kuskus.jpg]

2. Kuskus Berbintik-Bintik (Spilocuscus Maculatus)

Hewan kuskus berbintik-bintik, atau Spilocuscus maculatus, lazim terdapat di daerah dataran rendah Papua. Warna bulu kulitnya bervariasi dari putih bersih hingga coklat muda.
Daging kuskus dihargai tinggi oleh penduduk Kamoro sedangkan kulitnya dipakai mereka sebagai hiasan kepala khusus oleh pemimpin-pemimpin penting. Hewan kuskus dapat dijinakkan bila dipelihara dan dibesarkan di desa.

3. Phalanger Gymnotis



Kuskus yang ada di Kepulauan Aru Irian Jaya

4. Echympyra


Dalam keluarga yang sama adalah Peroryctidae, tergolong jenis bandicoots yang lebih umum dikenal.

5. Mallomy (Tikus Raksasa)

Hewan ini adalah salah satu dari dua spesies binatang langka yang berhasil diungkap oleh para ilmuwan di kawasan Pegunungan Foja Papua dalam ekspedisi kedua kalinya.

6. Pygmy Possum

Ini adalah salah satu hewan berkantung terkecil di dunia yang juga di temukan di kawasan Pegunungan Foja Papua.

7. Thylogale Brunii (Dusky Pademelon)

Merupakan jenis kangguru terkecil yang ada di dunia. Beratnya antara 3-6 kilogram, tetapi ada juga yang 10 kilogram. Panjang tubuhnya sekitar 90 sentimeter dengan lebar sekitar 50 sentimeter.
Satwa langka yang dilindungi ini adalah hewan endemik Papua, dan hanya terdapat di Papua di kawasan dataran rendah di hutan-hutan di wilayah Selatan Papua, dan Papua Niugini.

Di Indonesia Thylogale brunii terdapat antara lain di Taman Nasional Wasur (Kabupaten Merauke) dan Taman Nasional Gunung Lorentz (Mimika).
Thylogale stigmata (red-legged pademelon) Merupakan jenis yang hidup di daerah pantai selatan Papua. Thylogale stigmata mempunyai warna kulit tubuh lebih cerah yaitu kuning kecokelatan.

8. Thylogale brownii (Brown’s pademelon)



Selain di Papua, binatang ini juga terdapat di Papua New Guinea. Memiliki ekor tebal dan pendek, berbulu lebat. Bagian atas coklat abu-abu dan warna kemerahan di bagian perutnya. Cincin di sekitar mata dan area di belakang telinga kemerahan. Panjang dari kepala hingga badan 550-630 mm, panjang ekor 320-415 mm dan berat 9 kg untuk pejantan dan 5,8 kg untuk betinanya.

9. Dendrolagus Pulcherrimus (Kanguru Pohon Mantel Emas)

Merupakan sejenis kanguru pohon yang hanya ditemukan di hutan pegunungan pulau Irian. Spesies ini memiliki rambut-rambut halus pendek berwarna coklat muda.
Leher, pipi dan kakinya berwarna kekuningan. Sisi bawah perut berwarna lebih pucat dengan dua garis keemasan dipunggungnya. Ekor panjang dan tidak prehensil dengan lingkaran-lingkaran terang.
Kanguru-pohon Mantel-emas merupakan salah satu jenis kanguru-pohon yang paling terancam kepunahan diantara semua kanguru pohon. Spesies ini telah punah di sebagian besar daerah habitat aslinya.

10. Dendrolagus Goodfellowi

Disebut Kanguru Pohon Goodfellow atau kanguru pohon hias atau Goodfellow’s Tree-kangaroo. Merupakan jenis kanguru pohon yang paling sering ditemui. Penampilan Kanguru-pohon Hias serupa dengan Kanguru pohon Mantel-emas.


Perbedaannya adalah Kanguru-pohon Mantel-emas memiliki warna muka lebih terang atau merah-muda, pundak keemasan, telinga putih dan berukuran lebih kecil dari Kanguru-pohon Hias. Beberapa ahli menempatkan Kanguru-pohon Mantel-emas sebagai subspesies dari Kanguru-pohon Hias. Kulit tubuhnya berwarna cokelat sawo matang dan banyak terdapat di hutan hujan di pulau Papua.

11. Dendrolagus Mbaiso

Disebut sebagai Kanguru Pohon Mbaiso atau Dingiso. Kanguru ini ditemukan di hutan montane yang tinggi dan subalpine semak belukar di Puncak Sudirman. Kanguru pohon ini mempunyai bulu hitam dengan kombinasi putih di bagian dadanya.


12. Dengrolagus Dorianus
Disebut juga sebagai Kangguru Pohon Ndomea atau Doria’s Tree-kangaroo.


13. Dendrolagus Ursinus

Disebut juga Vogelkop Tree-kangaroo atau Kanguru Pohon Nemena. Merupakan kanguru pohon yang paling awal terklasifikasikan. Mempunyai telinga panjang dan ekor panjang dan hitam.

14. Dendrolagus Inustus

Disebut juga sebagai Kanguru Pohon Wakera atau Grizzled Tree-kangaroo.


15. Dendrolagus Stellarum
Disebut juga sebagai Seri’s Tree-kangaroo. Kanguru pohon ini terdapat di Tembagapura.